Jika lensa kontak memiliki tepi yang rusak, tidak disarankan untuk memakainya lagi. Penggunaan yang terus menerus dapat memengaruhi kenyamanan mata dan penglihatan, dan juga dapat menyebabkan kerusakan pada mata, umumnya seperti menggores kornea atau menyebabkan infeksi. 1. Menggaruk kornea: Lensa kontak halus dan lembut dan tidak merusak kornea. Jika ujungnya rusak, bagian yang rusak cenderung menghasilkan ujung yang tajam, yang pada kasus ringan menyebabkan goresan pada jaringan konjungtiva dan kornea, dan pada kasus yang serius menyebabkan kerusakan pada epitel kornea dan lapisan stroma, yang kemudian memengaruhi penglihatan. 2, menyebabkan infeksi: Mengenakan lensa kontak sendiri akan menyebabkan permeabilitas oksigen pada permukaan mata menurun, memengaruhi metabolisme, dan dengan mudah menurunkan daya tahan kornea. Perawatan yang tidak tepat atau desinfeksi yang tidak sempurna dapat dengan mudah menyebabkan infeksi pada jaringan mata, seperti konjungtivitis, keratitis, dll. Mengenakan lensa kontak dengan tepi mata yang hilang pada saat ini akan meningkatkan kemungkinan infeksi jika kornea atau jaringan mata tidak sengaja tergores, menyebabkan kemerahan dan nyeri, fotofobia dan robek, kehilangan penglihatan, dan gejala tidak nyaman lainnya. Oleh karena itu, jika lensa kontak kehilangan sedikit bagian tepinya, disarankan untuk menggantinya dengan lensa kontak baru sesuai dengan hasil optometri. Selain itu, ketika memakai lensa kontak, pasien perlu berhati-hati untuk tidak memakainya lebih dari 8 jam sehari dan memperhatikan desinfeksi untuk mencegah bakteri tumbuh dan menyebabkan infeksi.