Tindakan untuk mencegah batuk dengan penurunan berat badan

  Batuk dengan penurunan berat badan biasanya merupakan gejala tuberkulosis, penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat mempengaruhi banyak organ tubuh, dengan infeksi tuberkulosis pada paru-paru yang paling umum. Bentuk paling umum dari infeksi tuberkulosis adalah di paru-paru. Orang yang mengeluarkan basil merupakan sumber infeksi yang penting. Infeksi Mycobacterium tuberculosis tidak selalu menyebabkan penyakit, tetapi dapat menyebabkan morbiditas klinis ketika resistensi berkurang atau metaplasia yang dimediasi sel meningkat. Jika didiagnosis segera dan diobati dengan tepat, sebagian besar kasus dapat disembuhkan secara klinis. Oleh karena itu, pencegahan adalah andalan utama, jadi bagaimana seharusnya kita mencegah TB dalam kehidupan sehari-hari?  1, kehidupan yang teratur Hindari kerja berlebihan jangka panjang dan tekanan mental, makan makanan yang seimbang, berolahraga dengan tepat dan memperkuat daya tahan tubuh.  2, pencegahan penyakit yang berhubungan dengan tuberkulosis, seperti diabetes, dapat meningkatkan kemungkinan tuberkulosis hingga empat kali lipat. Contoh lainnya adalah AIDS, yang dapat meningkatkan kemungkinan TB hingga 30 kali lipat. Penyakit lain seperti silikosis, penyakit gastrointestinal, tumor, transplantasi organ, penggunaan glukokortikoid jangka panjang, dll.  3. Pengobatan pencegahan untuk kelompok insiden tinggi Fokusnya adalah pada anak-anak yang terinfeksi di dalam keluarga pasien yang baru diidentifikasi dengan TB yang disebarluaskan, terutama anak-anak di bawah usia 5 tahun dan anggota dengan reaksi uji tuberkulin ≥15mm atau lecet.  4. Mencegah penyebaran basil TB (1) Mengurangi penyebaran basil TB dengan memperkuat pendidikan kesehatan sehingga setiap orang memahami bahaya TB dan cara penularannya (karena bersifat pernapasan) dan mengembangkan kebiasaan higienis setiap orang untuk tidak meludah; dahak dari pasien TB harus didesinfeksi dengan cara dibakar atau diberi obat; pasien harus menutup mulut mereka dengan saputangan atau memakai masker saat batuk atau bersin dan tidak berbicara keras di depan orang lain dalam jarak dekat; pasien yang menggunakan Pasien harus menutup mulut mereka dengan sapu tangan atau memakai masker saat batuk atau bersin.  (2) Mengurangi konsentrasi basil TB di lingkungan. Basil TB mudah menyebar di lingkungan yang berventilasi buruk dan lebih terbatas (misalnya, ruang tamu musim dingin, asrama kelompok yang ramai atau gudang kerja). Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri membuka jendela secara teratur dan membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan sebanyak mungkin.  (3) Perhatikan isolasi dan kurangi kontak dengan sumber infeksi. Mengisolasi pasien dengan tuberkulosis basiler dan tidak pergi ke tempat-tempat ramai di mana orang sering berhubungan satu sama lain atau bekerja. Selain pengobatan aktif dan ventilasi yang sering, yang terbaik bagi pasien dalam keluarga adalah tinggal di ruangan terpisah, atau tidur di tempat tidur terpisah jika tidak tersedia.  5. Vaksinasi BCG untuk anak-anak Vaksinasi BCG dapat membantu anak-anak mengembangkan tingkat resistensi spesifik tertentu untuk mengurangi kemungkinan infeksi, atau membatasi pertumbuhan dan reproduksi bakteri ketika terinfeksi bakteri TBC alami, mengurangi jumlah bakteri dan mencegah TBC pada anak-anak, terutama meningitis TBC dan TBC yang ditularkan melalui darah yang parah. Inokulasi ini ditujukan untuk bayi yang baru lahir.