Pendarahan setelah kolposkopi

Pendarahan setelah kolposkopi biasanya diklasifikasikan ke dalam dua kasus: satu adalah epitel kolumnar serviks ektopik yang parah, dan yang lainnya disebabkan oleh biopsi serviks, yang sering dilakukan pada saat yang sama dengan kolposkopi. Dalam kasus epitel kolumnar serviks ektopik yang parah, kolposkopi memerlukan aplikasi asam asetat, yang dapat menyebabkan sedikit perdarahan vagina, dan jika tidak ada ketidaknyamanan lainnya, pengamatan sementara dan antibiotik oral untuk mencegah infeksi. Jika pendarahan disebabkan oleh biopsi serviks, dokter akan menaruh kain kasa di dalam vagina untuk menghentikan pendarahan dan mengirim pasien pulang untuk mengeluarkannya 24 jam kemudian. Jika jumlah perdarahan lebih besar dari jumlah menstruasi, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk menghentikan perdarahan. 1) Diet: Makanlah makanan yang ringan, usahakan untuk tidak makan cabai dan makanan yang merangsang. 2) Kebersihan: Jaga kebersihan bagian pribadi Anda, cuci dengan air matang yang dingin, ganti pakaian dalam Anda secara teratur, terutama pakaian dalam yang berbahan katun, longgar dan bernapas. 3) Kehidupan: Jaga suasana hati yang baik, hindari kedinginan, larang hubungan intim dan mandi, dan larang olahraga berat.