Apakah hemoglobin terglikasi 5,6 adalah diabetes kritis?

Hemoglobin terglikasi 5,6% belum tentu merupakan diabetes adventif. Diabetes kritis umumnya merupakan gangguan toleransi glukosa, yaitu keadaan kritis metabolisme glukosa antara normoglikemia dan diabetes. Hemoglobin terglikosilasi adalah senyawa dalam darah manusia yang menggabungkan glukosa dengan hemoglobin. Hemoglobin terglikosilasi mencerminkan kadar glukosa darah rata-rata dalam dua hingga tiga bulan sebelum tes, dengan nilai normal 4% hingga 6%. Hemoglobin terglikosilasi 5,6% berada dalam kisaran normal, sehingga tidak dapat menentukan apakah Anda mengalami gangguan toleransi glukosa atau tidak. American Diabetes Association (ADA) telah menggunakan hemoglobin terglikasi (HbA1c) ≥6,5% sebagai standar diagnostik untuk diabetes mellitus, dan saat ini, China merekomendasikan penggunaan HbA1c untuk mendiagnosis diabetes mellitus di rumah sakit dengan kondisi laboratorium, dan HbA1c ≥6,5% dapat digunakan sebagai referensi untuk diagnosis diabetes mellitus. Jika ada ketidaknyamanan yang sesuai, seperti makan berlebihan, minum, buang air kecil, penurunan berat badan secara bertahap, dll., Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan mengikuti saran dokter untuk perawatan dini.