Cara mengatasi kekeringan vagina setelah menopause dan pascamenopause

Kekeringan vagina setelah menopause dan menopause dapat diperbaiki dengan mengoleskan pelumas lokal, mengoleskan obat estrogenik (salep estradiol, salep estradiol, dll.), Mengonsumsi obat estrogenik oral (estradiol valerat, estradiol nihil, estradiol etinil), dan sebagainya.
1. Oleskan pelumas secara lokal: kadar hormon dalam tubuh menurun setelah menopause, dan penyusutan organ reproduksi akan dengan mudah menyebabkan kekeringan, sehingga Anda bisa mengoleskan pelumas sebelum berhubungan seks untuk memperbaiki gejalanya.
2. Oleskan estrogen: penggunaan estrogen secara lokal juga dapat dilengkapi dengan estrogen untuk memperbaiki kekeringan pada vagina, obat yang lebih umum digunakan adalah salep estriol, salep estradiol dan sebagainya.
3. Estrogen oral: Estrogen oral dapat meningkatkan kadar hormon seluruh tubuh, yang memiliki efek tertentu pada peningkatan atrofi genital, yang lebih umum digunakan adalah estradiol valerat, estradiol nihil, etinil estradiol, dll. Untuk pasien dengan rahim, progesteron harus ditambahkan, untuk menghindari endometrium yang terkena estrogen tunggal dan menyebabkan kanker.
Untuk penyakit yang sama, pasien dengan kondisi fisik yang berbeda dan stadium penyakit yang berbeda, metode pengobatannya pun berbeda dan harus distandarisasi di bawah bimbingan dokter. Semua obat di atas harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter, dan tidak boleh digunakan secara membabi buta oleh diri sendiri, agar tidak menimbulkan konsekuensi buruk yang serius.