Dada sesak seperti ada sesuatu yang menyumbat tenggorokan dapat dilihat pada banyak penyakit seperti penyakit pernapasan, infeksi paru-paru, masalah jantung, masalah mental, dll. Oleh karena itu, pengobatan perlu dinilai sesuai dengan situasi spesifik. 1. Jika Anda mengalami sesak di dada, pertama-tama Anda harus mempertimbangkan apakah Anda memiliki penyakit pernapasan, seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Ada jenis asma khusus yang disebut sesak dada. Pasien-pasien ini biasanya mengalami sesak dada sebagai gejala utama tanpa manifestasi asma yang khas, dan pengobatannya perlu berupa obat-obatan, dilengkapi dengan nutrisi dan dukungan psikologis. 2. Beberapa pasien dengan sesak dada dapat dikaitkan dengan infeksi paru-paru dan lesi yang menempati ruang, sehingga memerlukan pengobatan anti-infeksi. 3. Masalah jantung, seperti insufisiensi jantung, miokarditis, kardiomiopati, dll., perlu diobati dengan obat untuk meningkatkan suplai darah dan oksigenasi. 4. Selain menyingkirkan penyakit pernapasan dan kardiovaskular, faktor mental, seperti kecemasan dan ketegangan, juga perlu dipertimbangkan. Anda dapat memilih untuk meredakannya dengan tepat, seperti: berlari, tidak ada tempat berteriak, mendengarkan musik yang menenangkan, mandi, dan sebagainya. Oleh karena itu, ketika sesak dada terjadi, tidak boleh cemas, mungkin suasana hati yang buruk sehingga merasakan sesak dada, dan bukan karena penyakit. Jika tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.