Peningkatan volume darah yang beredar dalam tubuh ibu setelah kehamilan, peningkatan beban pada jantung, penurunan volume denyut jantung dan kurangnya pasokan darah ke arteri koroner dapat menyebabkan angina. Selain itu, angina dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi dan stres emosional selama kehamilan, yang dapat menyebabkan kejang pada pembuluh darah. Wanita hamil adalah kelompok orang khusus yang perlu pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan terperinci seperti EKG dan USG jantung untuk memeriksa apakah angina benar-benar terjadi dan untuk mengambil tindakan pengobatan yang ilmiah dan masuk akal. Wanita hamil harus diawasi secara ketat dan beristirahat selama masa kehamilan. Untuk mencegah angina, penting bagi wanita hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, memilih makanan yang ringan dan bergizi, menghindari makan berlebihan dan terlalu banyak beraktivitas, dan memastikan bahwa mereka cukup tidur.