Kelemahan otot pasca operasi timoma jinak dapat diatasi dengan diet yang wajar, perhatian terhadap istirahat dan pengobatan. 1. Pola makan yang wajar: kelemahan otot jangka pendek setelah operasi timoma biasanya merupakan fenomena normal, pasien disarankan untuk merilekskan pikiran dan mempertahankan pola makan yang ilmiah dan masuk akal, dan mereka disarankan untuk makan lebih banyak makanan yang kaya serat makanan atau makanan dengan kandungan protein tinggi, dan tidak makan makanan pedas, dingin dan berminyak. 2. Perhatikan istirahat: pasien harus lebih memperhatikan istirahat setelah operasi, usahakan untuk beristirahat di tempat tidur, kurangi aktivitas, dan perhatikan kehangatan setelah operasi agar tidak masuk angin. 3. Minum obat: Jika gejalanya lebih serius, pasien dapat minum obat antikolinesterase, seperti neostigmine, di bawah bimbingan dokter. 4. Bantuan pernapasan: beberapa pasien yang parah mungkin mengalami kelemahan otot pernapasan dan mungkin memerlukan bantuan ventilator, tetapi hal ini umumnya jarang terjadi. Dianjurkan agar pasien mengamati dengan cermat pemulihan mereka sendiri, dan jika ada ketidaknyamanan, mereka harus segera berkonsultasi dengan dokter, di bawah bimbingan dokter, untuk mengidentifikasi penyebabnya dan memberikan pengobatan yang ditargetkan, dan tidak menggunakan obat sendiri secara membabi buta.