Bagaimana cara mengembalikan gigi tunggal yang hilang?

Ada 3 pilihan untuk memulihkan satu gigi yang hilang: 1. Jembatan yang dapat digerakkan: ada kait (jepitan) yang menggantung pada gigi asli di kedua sisi. Ini sedikit sensitif terhadap benda asing, merepotkan dan perlu dilepas dan dipakai berulang kali. 2. Jembatan cekat: gigi di kedua sisi (gigi penyangga) perlu dibentuk ulang, gigi di kedua sisi dimahkotai dan disambungkan seperti jembatan, dan jembatan tengah dibuat seperti gigi yang hilang. Keuntungannya adalah tidak ada rasa benda asing, tidak perlu dilepas dan dipakai, harganya berkisar antara 2-3.000 hingga 7-8.000; Namun, kerugian terbesarnya adalah merusak kedua sisi gigi yang berdekatan, dan bahkan menyebabkan nekrosis pada pulpa gigi yang berdekatan, pembusukan sekunder, dll. Tingkat keberhasilan jangka panjangnya rendah, dan umumnya tidak disarankan. 3. Implan gigi: Akar titanium (implan) dengan perawatan permukaan khusus ditempatkan di tulang alveolar pada area gigi yang hilang. Keuntungan dari metode ini adalah nyaman dan bebas dari benda asing, tidak perlu dicabut, tidak perlu menghancurkan gigi asli di kedua sisi, dll. Namun, kekurangannya adalah biayanya lebih mahal, sekitar 15.000, dan lebih mahal lagi jika diperlukan pencangkokan tulang. Namun, karena tidak memerlukan penggerindaan pada kedua sisi gigi dan dilengkapi dengan perawatan rutin, tingkat keberhasilan jangka panjangnya tinggi dan saat ini merupakan salah satu restorasi jangka panjang yang lebih baik.