Pasien diabetes harus waspada terhadap hipoglikemia

Hipoglikemia adalah komplikasi akut yang sangat umum dalam pengelolaan diabetes. Hipoglikemia didiagnosis apabila kadar glukosa darah kurang dari 3,9 mmol/l. Banyak orang akan bertanya-tanya bagaimana diabetes bisa rentan terhadap hipoglikemia ketika gula darah tinggi.
Keseimbangan glukosa darah dalam tubuh diatur oleh insulin dan glukagon, yang pertama bertanggung jawab untuk menurunkan glukosa darah dan yang kedua untuk meningkatkannya. Pasien diabetes tidak hanya memiliki sekresi insulin yang buruk, tetapi juga memproduksi lebih sedikit glukagon daripada orang normal.
Siapa yang rentan terhadap hipoglikemia?
Ketika permintaan tubuh akan energi tidak terpenuhi tepat waktu, seperti diet yang terlalu terkontrol, selain itu, setelah minum obat, setelah minum suntikan insulin tanpa makan tepat waktu, dll., glukagon tidak disekresikan pada saat gula darah menurun, gula darah akan menjadi tidak seimbang dan akan menyebabkan hipoglikemia.
Kedua, pasien dengan fungsi hati dan ginjal yang buruk lebih mungkin menderita hipoglikemia. Hati adalah organ yang memetabolisme insulin, dan ginjal adalah organ yang mengeluarkan insulin. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, ginjal tidak dapat mengeluarkan insulin tepat waktu, dan terlalu banyak insulin akan menginduksi hipoglikemia, yang sering terjadi di pagi hari.
Selain itu, makan banyak makanan manis juga dapat dengan mudah menyebabkan hipoglikemia. Hal ini karena kandungan gula yang tinggi pada permen akan merangsang sekresi insulin dalam jumlah besar, sehingga menginduksi hipoglikemia reaktif.
Mengatasi hipoglikemia: “Kartu penyelamatan” dan minum air gula
Apabila terjadi hipoglikemia ringan, pasien harus segera mengonsumsi makanan manis, seperti roti, jus buah, air gula, dan gula buah, dan segera memantau kadar glukosa darah mereka. Jika kadar glukosa darah masih di bawah 3,9 mmol/l dan gejalanya belum sepenuhnya hilang, lanjutkan pemberian suplemen dengan makanan manis, sebaiknya dengan glukosa. Pasien dengan hipoglikemia yang sudah koma harus dibawa ke rumah sakit sesegera mungkin, dalam hal ini glukagon harus diberikan secara intravena.
Penting untuk membawa makanan manis dan ‘kartu penyelamat’ bersama Anda. Pasien dapat mencatat informasi sederhana pada kartu, seperti nama, kondisi, dan rincian kontak anggota keluarga mereka, sehingga orang yang lewat dapat membantu mereka.