Cuaca berkabut yang terus menerus akhir-akhir ini benar-benar menyedihkan, dan lingkaran pertemanan telah tersapu oleh kabut asap di Beijing, dan sebagian besar wilayah di Hebei telah mencapai tingkat polusi berat. Kabut asap yang tebal tidak hanya berbahaya bagi saluran pernapasan kita, tetapi juga lebih berbahaya bagi kulit wajah kita. Kabut asap yang tebal tidak hanya berdampak buruk bagi tubuh kita, tetapi juga merupakan tantangan bagi kulit wajah kita. Jadi bagaimana tepatnya saya harus merawat kulit saya dalam cuaca berkabut? Cuaca kabut asap harus melakukan pembersihan dan perawatan kulit dengan baik Tip satu: cuci muka dengan air panas dan dingin secara bergantian untuk membuka pori-pori Anda bisa menggunakan air panas dan dingin secara bergantian agar pori-pori terbuka sehingga produk pembersih seperti pembersih wajah bisa dibersihkan jauh ke dalam pori-pori untuk mencapai peran pembersihan menyeluruh. Tip 2: Perkuat pembersihan kedua sisi hidung dan komedo Seringkali mudah mengabaikan sisi hidung dan komedo saat membersihkan wajah, dan Anda harus memperkuat pembersihan kedua bagian ini dalam cuaca berkabut. Saran 3: Jangan melewatkan melembutkan kutikula Langkah melembutkan kutikula tidak boleh dilewati. Celupkan kapas ke dalam losion pelembut, seka area hidung dan oleskan perlahan ke hidung selama 3 menit. Melembutkan kutikula dan meningkatkan pembersihan kulit. Tip 4: Krim lapisan kering untuk membantu melelehkan dan membantu membersihkan pori-pori hitam Terdapat penumpukan pada pori-pori hitam yang membutuhkan perhatian untuk melelehkan dan dapat dilelehkan dengan jenis krim lapisan kering untuk membantu melelehkan. Masker penyerap komedo perlu diaplikasikan pada hidung dengan lapisan kering untuk meningkatkan penahanan dan membuat waktu pengeringan lebih lama, sehingga sebum dapat meleleh dan keluar dengan lebih mudah. Kenakan masker saat Anda keluar rumah. Sebaiknya pilihlah masker berbahan katun karena pada umumnya orang tidak alergi. Selain itu, bersihkan kulit Anda segera setelah keluar rumah. Cobalah untuk tidak membuka jendela untuk ventilasi Anda dapat membuka jendela sebanyak yang Anda suka saat cuaca biasanya baik, tetapi para ahli di MLK menyarankan agar Anda membuka jendela untuk ventilasi saat cuaca berkabut. Makan makanan ringan dan minum lebih banyak air Dianjurkan untuk memilih makanan yang ringan dan mudah dicerna yang kaya vitamin, minum lebih banyak air dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, yang tidak hanya mengisi kembali berbagai vitamin dan garam anorganik, tetapi juga berperan dalam melembabkan paru-paru dan menghilangkan kekeringan, ekspektoran dan menghilangkan batuk, memperkuat limpa dan mengencangkan ginjal. Kurangi makan makanan yang merangsang, dan makan lebih banyak pir, loquat, jeruk, jeruk keprok, dan makanan lain yang dapat membersihkan paru-paru dan melarutkan dahak. Sangat penting untuk melindungi dan membersihkan diri Anda dengan baik dalam cuaca berkabut. Para ahli menyarankan agar para lansia yang memiliki daya tahan tubuh lemah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, dan anak muda sebaiknya memakai masker yang baik untuk melindungi diri mereka sendiri.