Ada beberapa teknik untuk perawatan psikologis pasien nyeri kanker

Rasa sakit adalah salah satu penyebab utama ketakutan bagi pasien kanker, dan terkadang pasien lebih takut akan rasa sakit daripada ancaman kematian. Nyeri sering kali menyebabkan masalah psikologis. Nyeri yang terus-menerus tidak hanya mengganggu aktivitas normal pasien, tetapi juga menyebabkan gangguan psikologis yang serius dengan mengingatkan mereka akan adanya kanker dan menghadapi kematian setiap saat. Nyeri yang parah adalah salah satu faktor utama yang menyebabkan kecenderungan pasien untuk bunuh diri. Oleh karena itu, dalam pengobatan nyeri kanker, penting untuk memperhatikan masalah psikologis pasien, terutama untuk pasien dengan nyeri berat, dan psikoterapi saat memberikan analgesia akan mengurangi pengaruh masalah psikologis pada nyeri dan secara signifikan meningkatkan efek analgesik dan kualitas hidup pasien. Keluarga pasien harus sering berkomunikasi dengan pasien, secara aktif dan antusias untuk membantu mengurangi persepsi nyeri. Emosi positif seperti keceriaan, kegembiraan atau penuh percaya diri menurunkan sensitivitas terhadap rangsangan yang merugikan dan meningkatkan ambang nyeri, sementara sebaliknya, emosi negatif seperti ketakutan, kecemasan, kesedihan dan keputusasaan menurunkan ambang nyeri. Respons stres terkait nyeri juga dapat menyebabkan penurunan limfosit tubuh, peningkatan leukosit dan sistem retikuloendotelial yang terhambat. Faktor-faktor ini membuat daya tahan pasien kanker terhadap patogen melemah. Untuk perawatan psikologis pasien nyeri kanker, anggota keluarga harus terlebih dahulu memahami kebutuhan paling dasar pasien dan menguasai aturan aktivitas psikologis pasien, dan menggunakan musik, buku atau gambar untuk perawatan psikologis, dan konten yang dipilih harus sesuai dengan tingkat budaya dan minat pasien. Membeli buku, gambar, dan perangkat audio yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasien. 2. Psikoterapi suportif (1) Isi dari psikoterapi suportif meliputi bimbingan, persuasi, petunjuk, dorongan, kenyamanan, dan jaminan psikologis bagi pasien. Ketika melakukan terapi suportif, anggota keluarga harus memperlakukan pasien dengan antusias dan sangat bersimpati terhadap penderitaan fisik dan mental mereka, dan menghormati mereka bahkan jika ide dan praktik mereka tidak benar. Selain itu, pasien akan merasa jauh lebih rileks jika ia dapat berbicara dengan bebas: Terapi diversi adalah membuat pasien menceritakan emosi menyakitkan mereka pada saat itu, sehingga mereka dapat menyingkirkan pengalaman emosional dan menghilangkan gejala penyakit. Karena pasien kanker menderita rasa sakit untuk waktu yang lama, mereka sering kali memiliki berbagai psikologi negatif, dan jika mereka tidak melampiaskan pada waktunya, kemanjuran pengendalian rasa sakit akan berkurang: Juga cukup penting untuk memberikan kenyamanan kepada pasien setelah mereka menceritakan pengalaman emosional mereka. Jaminan harus tepat, menekankan aspek-aspek yang menjanjikan tetapi tidak terlalu optimis sehingga pasien kehilangan kepercayaan.

(2) Terapi relaksasi: Belajar menerapkan terapi relaksasi untuk sepenuhnya mengendurkan otot-otot seluruh tubuh bukan hanya cara yang baik untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegahnya meningkat, tetapi juga memainkan peran yang sangat penting dalam proses pemulihan penyakit untuk secara efektif menghilangkan kecemasan, membantu pasien meningkatkan kualitas tidur, beristirahat sepenuhnya, dan mendapatkan kembali kekuatan sesegera mungkin. Terapi relaksasi memiliki berbagai bentuk, seperti mendengarkan musik, membaca buku, membaca koran, menonton TV, memijat dan mengoleskan panas ke area yang nyeri, dll. Terapi ini membantu membuat pasien menghasilkan perubahan fisiologis yang positif, seperti menurunkan tekanan darah, mengurangi jumlah denyut nadi, menurunkan tingkat kecemasan dan menekan ketegangan psikologis dengan sendirinya. Meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis pasien dan mengurangi tingkat persepsi nyeri: Musik secara langsung mempengaruhi respon emosional pasien. Musik yang indah dan lembut dapat memiliki efek fisiologis yang baik pada semua sistem tubuh manusia, membuat orang merasa rileks dan bahagia, stabilitas emosi, dan mengalihkan perhatian pasien dari rasa sakit. Dianjurkan untuk memilih musik dengan melodi yang santai, segar dan elegan, seperti “Minuet in G Major” Beethoven, “Romance” Mozart dan “Lullaby” Brammertz.