Tes yang berkaitan dengan disfungsi ereksi pria, termasuk tes non-invasif dan invasif, metode yang paling umum digunakan meliputi berikut ini: 1, tes laboratorium, termasuk rutinitas darah, gula darah, lipid, hormon seks, dll.; 2, tes ereksi nokturnal penis, atau NPT; 3, tes kekerasan penis stimulasi audiovisual; 4, tes obat vaskular injeksi kavernosal penis, atau ICI; 5, ultrasonografi Doppler warna penis; 6 Angiografi kavernosal penis, dll. Selain itu, skala penilaian tentang disfungsi ereksi juga sangat penting.