Jembatan miokard, juga dikenal sebagai jembatan miokard, terjadi ketika jalur normal arteri koroner memasuki otot, menyebabkan kekurangan pasokan darah sementara ke arteri koroner selama kontraksi dan diastol. Gejalanya meliputi angina pektoris dan nyeri yang menghancurkan di bagian belakang dada yang bersifat sementara dan berlangsung selama beberapa detik, jarang lebih dari satu menit. Kadang-kadang juga terjadi sesak dada, kesulitan bernapas dan bahkan pingsan. Setelah gejala-gejala ini terjadi, penting untuk pergi ke rumah sakit untuk melakukan elektrokardiogram, USG jantung, CT koroner, angiografi koroner untuk menentukan sejauh mana jembatan miokard dan apakah pengobatan diperlukan, dan untuk memberikan langkah selanjutnya dalam rencana perawatan sehingga pasien dapat mencapai kondisi yang sehat.