Apa itu Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut (HFMD)? Penyakit tangan, kaki dan mulut (HFMD) adalah penyakit menular umum pada bayi dan anak-anak yang disebabkan oleh enterovirus. Ada lebih dari 20 jenis enterovirus yang menyebabkan HFMD, terutama coxsackievirus grup A tipe 4, 5, 7, 9, 10 dan 16 dan grup B tipe 2, 5 dan 13, dan enterovirus 71. Populasi umumnya rentan terhadap HFMD, dengan sebagian besar anak-anak pra-sekolah. Bagaimana HFMD ditularkan? Penyakit ini ditularkan terutama melalui makanan yang terkontaminasi dengan tinja, air liur, dan sekresi faring pasien. Kontak langsung dengan lepuhan pasien yang tertusuk juga dapat menularkan virus. Virus ini dapat ditularkan melalui tetesan udara dari sekresi tenggorokan dan air liur pasien. Kotoran pasien tetap menular selama beberapa minggu. Masa inkubasi untuk HFMD umumnya 3-7 hari, tanpa gejala prodromal yang jelas dan sebagian besar pasien mengalami onset penyakit yang tiba-tiba. Sekitar setengah dari pasien mengalami demam, kebanyakan sekitar 38°C, satu sampai dua hari sebelum atau bersamaan dengan timbulnya penyakit, dan ruam papular atau herpes, paling sering pada tangan, kaki, mulut dan bokong, dengan karakteristik “empat tidak seperti” tidak menyerupai gigitan nyamuk, tidak menyerupai ruam obat, tidak menyerupai herpes pada bibir dan gusi, tidak menyerupai cacar air, dan secara klinis memiliki karakteristik “empat tidak seperti” tidak menyakitkan, tidak gatal, tidak berkerak dan tidak berbekas. Ini tidak menyakitkan, gatal, berkerak atau berbekas. Awalnya, mungkin ada gejala ringan sensasi atas. Anak mengeluarkan air liur dan menolak makan karena sariawan yang menyakitkan. Papula mukosa mulut muncul lebih awal, awalnya sebagai papula atau lepuh seperti jagung yang dikelilingi oleh lingkaran merah, terutama pada lidah dan pipi, tetapi juga pada sisi bibir dan gigi. Area distal seperti tangan dan kaki tampak seperti banshee atau herpes datar atau cembung. Manifestasi klinis HFMD terutama demam, sakit tenggorokan, papula atau herpes di mulut, tangan dan kaki, yang dapat sembuh secara spontan dan tidak meninggalkan keropeng. Prognosis umumnya baik dengan hanya pengobatan simtomatik. Dalam beberapa kasus, komplikasi seperti ensefalitis, miokarditis dan oedema paru dapat terjadi, dan beberapa pasien yang sakit kritis dapat meninggal karena berbagai penyebab. Bagaimana cara merawat anak dengan HFMD? Anak-anak dengan HFMD harus dirawat, dengan memperhatikan nutrisi, istirahat, kebersihan mulut yang baik, cairan dan makanan semi-cair, menghindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan, mencegah kelelahan yang berlebihan sehingga menurunkan daya tahan tubuh, dan pergi ke institusi medis tepat waktu untuk mengatasi komplikasi seperti miokarditis, ensefalitis, dan oedema paru. Pencegahan HFMD 1. Tindakan utama untuk mencegah HFMD adalah membuang kotoran pasien dan kotoran lainnya dengan benar. 2. Penyakit tangan, kaki, dan mulut sering terjadi di tempat-tempat di mana bayi dan anak-anak berkumpul, oleh karena itu, lembaga penitipan anak, sekolah, dan unit lainnya harus melakukan pemeriksaan pagi dengan baik, deteksi tepat waktu pasien yang dicurigai, serta isolasi dan pengobatan tepat waktu. 3. Makanan yang terkontaminasi, peralatan sehari-hari, peralatan makan, mainan, tempat tidur, dan toilet harus didesinfeksi tepat waktu, dan pakaian harus terkena sinar matahari untuk menjaga ventilasi ruangan. 4. Mencuci tangan secara teratur, meningkatkan kebersihan lingkungan, kebersihan makanan, dan kebersihan pribadi, dan mengawasi dengan baik penyakit dari mulut. Para orang tua harus berusaha menjauhkan anak-anak mereka dari tempat-tempat umum yang ramai selama epidemi untuk mengurangi kemungkinan penularan.