Tinea kruris vulva akan mengalami eritema, papula, lecet, dan likenifikasi yang disertai rasa gatal. Munculnya tinea kruris pada vulva akan muncul di lipatan lesi dengan eritema dengan berbagai ukuran, dan tepi eritema akan dimanifestasikan oleh jerawat, papula, lecet, dan sebagainya. Selain itu, seiring berkembangnya penyakit, lesi secara bertahap akan meluas dan bergabung satu sama lain, dan kemudian membentuk lesi besar berwarna merah terang. Selain itu, karena lesi lembab, rasa gatal lokal akan muncul. Jika pasien terus-menerus menggaruk area lesi secara mekanis atau penyakit ini kambuh, maka akan membuat kulit lokal menyusup dan menebal, sehingga kulit akan tampak berlumut. Disarankan agar pasien dengan panu perlu berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dokter akan mengetahui dengan jelas kondisi pasien untuk memilih tindakan yang tepat untuk pengobatan. Selain itu, pasien biasanya perlu menjaga daerah yang terkena tetap bersih dan kering, gatal lokal tidak boleh digaruk.