Kelangsungan hidup pasien dengan glioma dianalisis berdasarkan kasus per kasus dan terdapat beberapa variasi individu. Glioma adalah tumor primer yang relatif umum pada tengkorak, yang bersifat ganas dan dapat diklasifikasikan ke dalam 4 tingkatan menurut klasifikasi patologis, semakin tinggi tingkatannya, semakin buruk prognosisnya. Pada kasus glioma tingkat rendah, pasien memiliki masa kelangsungan hidup yang relatif panjang, dan dengan pengobatan yang efektif, bahkan dapat mencapai kesembuhan klinis tanpa dampak signifikan terhadap harapan hidup. Namun, pada kasus glioma tingkat tinggi, jika pasien tidak dapat menerima pengobatan yang efektif, kelangsungan hidup mungkin tidak lebih dari tiga bulan. Selain itu, lokasi tumor, kondisi fisik pasien, dan kondisi penyakit yang mendasari juga dapat berdampak pada kelangsungan hidup. Pasien dengan glioma disarankan untuk memperhatikan suplemen nutrisi dengan baik, mengonsumsi lebih banyak makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, daging sapi, dan telur, serta mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran untuk melengkapi kebutuhan tubuh, selain tidak terlalu emosional.