Penderita diabetes dapat makan semangka, tetapi tidak dalam jumlah banyak. Diabetes adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah kronis, yang disebabkan oleh sekresi insulin yang rusak dan/atau aksi insulin yang rusak dalam tubuh. Prinsip umum diet untuk pasien diabetes adalah untuk meningkatkan proporsi asupan karbohidrat secara tepat sambil membatasi energi total, untuk melakukan diet rendah lemak, tinggi serat dan cukup nutrisi lainnya, dan untuk mengontrol secara ketat penggunaan monosakarida dan disakarida, sebaiknya dengan dominasi polisakarida. Semangka kaya akan air, vitamin C, beta-karoten, potasium, magnesium dan banyak nutrisi lainnya, yang memiliki efek membersihkan panas, diuretik dan menurunkan tekanan darah, dan merupakan alat bantu yang baik dalam meredakan oedema, meningkatkan kecemasan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Walaupun semangka rasanya sangat manis, namun referensi ke Tabel Komposisi Makanan Cina mengungkapkan bahwa semangka hanya mengandung 5,8g karbohidrat per 100g, jadi kandungan gula semangka tidak terlalu tinggi. Namun, bagi penderita diabetes, asupan makanan juga harus memperhatikan nilai GI, yang merupakan indeks glikemik makanan. Semangka memiliki nilai GI 72, yang merupakan makanan indeks glikemik tinggi. Oleh karena itu, penderita diabetes dapat makan semangka, tetapi tidak berlebihan. Dianjurkan untuk makan kurang dari 200g semangka sekaligus, dan jika Anda makan terlalu banyak semangka dalam satu waktu, dianjurkan untuk mengurangi jumlah makanan pokok untuk menghindari asupan karbohidrat yang berlebihan sepanjang hari.