Mitos #1: Semakin awal Anda bangun untuk berolahraga, semakin baik.
Setiap orang memiliki “jam biologis” dalam tubuhnya, yang tidak boleh diatur secara acak, jika tidak, maka akan mempengaruhi fungsi fisiologis normal tubuh manusia. Bangun terlalu pagi dapat mengganggu jam biologis Anda, yang menyebabkan gangguan pada ritme biologis tubuh Anda dan gangguan pada sekresi hormon berirama dalam tubuh Anda, sehingga menyebabkan fluktuasi gula darah. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk bangun lebih awal dari jam 6 pagi setiap hari, dan waktu Anda bangun pada dasarnya harus sama setiap hari.
Mitos 2: Semua olahraga baik untuk menurunkan gula darah.
Jika Anda memiliki komplikasi serius, olahraga buta dapat memperburuk kondisi Anda. Jika Anda menaruh semua harapan Anda pada “olahraga” dan tidak memantau glukosa darah Anda atau mencari nasihat medis, itu bahkan lebih berbahaya. Selain itu, latihan buta tidak memiliki kekhususan, dan bahkan bagi mereka yang cocok untuk berolahraga, sulit untuk mencapai hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, penderita diabetes harus berolahraga di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh melakukannya secara membabi buta.
Kesalahpahaman 3: Berolahraga dengan perut kosong.
Banyak penderita diabetes suka berolahraga dengan perut kosong, dan ini salah. Olahraga membutuhkan energi, dan olahraga dengan perut kosong kemungkinan besar akan menyebabkan hipoglikemia. Praktik yang benar adalah berolahraga satu jam setelah makan.
Mitos 4: Olahraga tidak teratur.
Olahraga tidak teratur, dan tidak mungkin menurunkan gula darah dengan melakukannya selama tiga hari. Hanya olahraga teratur yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki resistensi insulin dan memfasilitasi kontrol gula darah.
Mitos 5: Semakin tinggi intensitas latihan, semakin baik.
Dengan latihan intensitas tinggi, hormon antagonis insulin akan meningkat, yang menyebabkan gula darah lebih tinggi. Pada saat yang sama, latihan yang intens, tubuh dalam keadaan kekurangan oksigen, metabolisme anaerobik diperkuat, menghasilkan sejumlah besar produk asam, yang menyebabkan ketidakseimbangan keseimbangan asam-basa dan penurunan imunitas tubuh. Sebaliknya, olahraga intensitas sedang meningkatkan pemanfaatan glukosa dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang membantu menurunkan gula darah.
Mitos 6: Anda lelah setiap hari, dan tubuh Anda tidak tahan lagi untuk berolahraga.
Jumlah latihan yang diperlukan merupakan prasyarat untuk terapi olahraga pada diabetes, kecuali jika disertai dengan komplikasi serius. Jika Anda merasa lelah setiap hari, glukosa darah Anda mungkin tidak terkontrol dengan baik dan Anda perlu berolahraga lebih banyak, dan hanya jika glukosa darah Anda terkontrol dengan baik, Anda akan merasa tidak terlalu lelah. Tidaklah valid secara ilmiah untuk berpikir bahwa “tidak ada lagi olahraga yang terlalu berat bagi tubuh”.