Bronkopneumonia dikaitkan dengan gejala seperti batuk, dahak, sesak napas, sesak napas, demam dan mual. Bronkopneumonia, yang juga terbagi menjadi akut dan kronis, memiliki gejala yang sedikit berbeda. Bronkopneumonia akut dapat diobati dengan obat antibakteri, terutama penisilin oral, sefalosporin, dan kuinolon, dll. Selain itu, jika batuknya parah, obat dapat diminum untuk meredakan batuk dan mengurangi dahak. Selama periode ini, perhatikan untuk minum lebih banyak air, makan lebih banyak makanan ringan dan jangan makan makanan yang mengiritasi untuk dapat membuat saluran pernapasan terasa lancar. Untuk bronkopneumonia kronis, selain obat antibakteri, yang kadang-kadang tidak efektif, obat intravena juga diperlukan. Dalam kasus nanah dan dahak yang parah, nebulisasi juga diperlukan untuk mengencerkan dahak dan mendorong keluarnya dahak. Jaga kehangatan dan cegah pilek dan flu, dan makanlah banyak makanan pereda batuk dan dahak.