Apa yang dimaksud dengan batuk alergi?

  Batuk alergi (AC), juga dikenal sebagai batuk alergi, ditandai dengan batuk kronis dengan episode berulang yang sulit diatasi.  Gejala batuk alergi adalah: (1) batuk kering dan iritasi yang berlangsung selama > 4 minggu dengan sedikit dahak; (2) anak-anak dan penderita alergi adalah penderita yang paling umum; (3) batuk sering kali lebih buruk di pagi hari atau di tengah malam, tidak terlalu parah di siang hari dan lebih parah di malam hari, terutama setelah tertidur; (4) batuk memburuk setelah terpapar alergen (serbuk sari, bulu binatang, tungau debu, dll.) Atau setelah menghirup gas yang mengiritasi seperti udara dingin atau asap minyak; (5) batuk ditandai dengan sesak napas. (5) batuk dengan sesak napas, tetapi tidak ada gejala pilek atau demam selama sakit; (6) rontgen dada umum dan tes laboratorium sebagian besar biasa-biasa saja, dengan ventilasi paru yang normal dan tes eksitasi bronkial yang negatif; (7) riwayat penyakit alergi lainnya, tes kulit yang positif untuk alergen dan peningkatan nilai IgE dalam tes serum; (8) batuk yang telah diobati secara tidak efektif dengan penekan batuk antiinflamasi dan pengobatan diagnostik yang efektif dengan obat anti-asthmatic.  Penyebab batuk alergi: Ada dua aspek utama, konstitusi alergi pasien sendiri dan faktor lingkungan eksternal. Udara dingin, perubahan kelembaban udara, tekanan udara tinggi dan rendah, dan alergen lingkungan (jamur, tungau debu, serbuk sari) semuanya dapat memicu serangan batuk alergi.  Meskipun batuk alergi biasanya tidak mengancam nyawa, namun batuk alergi dapat secara serius mempengaruhi tidur, pekerjaan dan sekolah dan oleh karena itu harus didiagnosis lebih awal dan diobati secara agresif.