Bagaimana alopesia seboroik didiagnosis

Alopesia seboroik dapat didiagnosis dengan jelas oleh dokter melalui wawancara, pemeriksaan visual, tes menarik rambut, dan dermoskopi.
1. Konsultasi: Penipisan dan kerontokan rambut secara bertahap, garis rambut yang surut, ketombe yang meningkat, jerawat dan manifestasi lainnya dapat dilihat di departemen dermatologi rumah sakit. Dokter akan menanyakan usia pasien, riwayat keluarga, dan informasi tentang kerontokan rambut untuk mengetahui apakah hal tersebut merupakan faktor keturunan, serta menilai tingkat keparahan kerontokan rambut.
2. Pemeriksaan visual: Dokter akan mengamati lokasi, jangkauan, distribusi, dan karakteristik kerontokan rambut pasien melalui mata telanjang.
3. Tes pencabutan rambut: Jangan mencuci rambut dalam waktu 5 hari sebelum pemeriksaan, setelah membersihkan tangan Anda, dokter akan menarik sekitar 50 ~ 60 helai rambut dengan jari-jarinya dan mengamati jumlah rambut yang tertarik ke bawah, yang pada dasarnya dapat membuat diagnosis awal.
4. Dermoskopi: Melalui dermoskopi, gambar lokalisasi kerusakan kulit yang diperbesar dan berdefinisi tinggi dapat diamati dan tingkat keparahan kerontokan rambut dapat dinilai.
Dianjurkan untuk pergi ke departemen dermatologi rumah sakit untuk pemeriksaan jika Anda mengalami kerontokan rambut yang lebih banyak. Melalui pemeriksaan yang relevan, akan lebih mudah bagi dokter untuk mengidentifikasi penyakit, dan juga dapat menilai tingkat keparahan kerontokan rambut.