Diagnosis dan tindakan pencegahan untuk nyeri tumit

  Nyeri tumit adalah kondisi yang umum terjadi pada usia paruh baya dan lanjut usia. Penyebab utamanya adalah periartritis tendon Achilles, bursitis tumit, taji tumit dan tendonitis metatarsal, di mana tendonitis metatarsal adalah yang paling umum. Penyakit ini adalah penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan siklus sekitar 2-3 tahun. Ada dua jenis nyeri tumit: nyeri tumit yang sebenarnya, di mana pembentukan taji tulang pada tumit dikonfirmasi oleh sinar-X dan rasa sakitnya terkonsentrasi; dan nyeri tumit semu, di mana tidak ada pembentukan taji tulang pada sinar-X dan tumit dalam rasa sakit yang konstan, dengan rasa sakit yang menyebar di seluruh telapak kaki dan perasaan berat dan lemah di kaki.  Perawatan dan tindakan pencegahan: i. Hindari mengenakan sepatu kain yang lembut dan bersol tipis sebanyak mungkin; kurangi berjalan kaki.  Dua, gunakan bantalan lunak tebal untuk perlindungan pada tumit, atau bantalan nyeri tumit berongga dapat diterapkan untuk mengosongkan area taji tulang untuk mengurangi gesekan dan cedera lokal.  Ketiga, sering melakukan sanggurdi plantar untuk meningkatkan ketegangan membran tendon metatarsal, memperkuat kemampuannya untuk menahan regangan dan mengurangi peradangan lokal.  Merendam kaki dalam air hangat, ditambah dengan fisioterapi bila memungkinkan, dapat mengurangi peradangan lokal dan meredakan nyeri.  Kelima, bila ada rasa sakit yang terus-menerus, Anda harus minum obat anti-inflamasi dan analgesik non-steroid oral untuk pengobatan.  Enam, kompres panas untuk membasuh kaki dan kemudian menekan area yang nyeri, atau palu karet untuk mengetuk area tersebut.  Tujuh, latihan peregangan, posisi duduk, memegang bagian depan kaki dengan kedua tangan dan mengayunkan sejauh mungkin ke arah ujung kepala.  Jika rasa sakitnya parah dan sangat mempengaruhi cara berjalan, terapi penutupan lokal adalah pengobatan yang paling efektif.