Konstipasi pada anak-anak disebabkan oleh perubahan pola buang air besar, yang berarti jumlah buang air besar berkurang secara signifikan, tinja kering, keras dan konstipasi, dan waktu antara buang air besar yang lama (>2 hari) dan tidak teratur, atau tinja tidak dikeluarkan meskipun ada niat untuk melakukannya. Motilitas usus adalah gerakan kontraktil tersegmentasi, di mana sisa makanan tetap berada di usus terlalu lama dan air diserap oleh usus besar menjadi tinja bulat. Secara klinis ada konstipasi fungsional dan konstipasi organik. Sembelit pada anak-anak tidak dapat diatasi dengan satu cara, tetapi perlu ditangani dengan kombinasi modifikasi diet, latihan kebiasaan buang air besar, dan obat-obatan. Tidak mungkin menggunakan obat pencahar atau obat pencahar saja. 1. Menumbuhkan kebiasaan diet yang baik pada anak-anak. Makanlah makanan yang bervariasi, kurangi makanan dingin dan mentah, jangan terlalu sedikit makanan dan jangan terlalu halus. 2. Menumbuhkan kebiasaan buang air besar yang baik pada anak-anak. Selama masa kanak-kanak, anak-anak harus mengembangkan kebiasaan buang air besar secara teratur sekali sehari, sehingga mereka tahu bahwa buang air besar yang normal itu baik untuk kesehatan mereka. 3. Menumbuhkan kebiasaan hidup yang baik pada anak-anak. Hindari tingkat stres mental yang tinggi, khususnya pada anak usia sekolah, di mana belajar yang penuh stres dan kurang tidur dapat menyebabkan konstipasi. 4, memberi makan bayi susu, Anda dapat menambahkan lebih banyak gula, Anda juga dapat menambahkan sup nasi, air minum dapat ditambahkan ke jus jeruk, sup sayuran, dll., untuk mencegah sembelit yang disebabkan oleh tinja yang terlalu kering dan keras. 5. Hindari penggunaan obat-obatan jangka panjang yang dapat menyebabkan konstipasi, seperti kalsium glukonat, kalsium karbonat dan aluminium hidroksida. 6, jangan menyalahgunakan obat pencahar, pengobatan sembelit pada anak-anak harus terutama dari diet, untuk mencegah penyalahgunaan obat pencahar yang disebabkan oleh disfungsi usus anak-anak.