Untuk pencegahan kanker rektum

  Kanker rektum sangat berbahaya bagi manusia dan sering kali berada pada stadium menengah atau akhir ketika didiagnosis. Untuk meningkatkan efektivitas pengobatan, mencegah terjadinya dan melindungi kesehatan masyarakat, oleh karena itu, tindakan pencegahan tertentu harus diambil dan diagnosis dini serta pengobatan harus dilakukan.  (a) Pengobatan lesi pra-kanker. Penyakit pra-kanker, setelah jangka waktu tertentu, dapat bermutasi menjadi kanker, sehingga harus segera diobati. Contohnya, ulkus anal yang sudah berlangsung lama, fistula, kolitis ulseratif, proktitis, polip kolon dan rektum serta poliposis, dermatitis kronis anus dan leukoplakia mukosa, dll., semuanya termasuk dalam kategori ini.  (b) Memperhatikan keteraturan hidup sehari-hari dan memperkuat tubuh Anda, Anda dapat melakukan qigong dan bermain tai chi sesuai dengan kondisi fisik Anda untuk meningkatkan kemampuan tubuh Anda dalam melawan penyakit. Juga perhatikan pola makan, jangan makan makanan berjamur, dan jangan makan terlalu panas, terlalu cepat atau terlalu keras.  (iii) Bersikaplah gembira dalam semangat, pertahankan optimisme dan hindari merajuk.  (d) Mempopulerkan pengetahuan tentang tumor dan mencapai empat tahap awal, yaitu deteksi dini, konsultasi dini, pemeriksaan dini dan pengobatan dini. Deteksi lesi pra-kanker atau kanker dini yang tepat waktu penting untuk meningkatkan tingkat kesembuhan.  (v) Menghilangkan atau mengurangi peran faktor karsinogenik, dalam hal lingkungan kerja dan kebiasaan hidup, untuk menghilangkan atau mengurangi dampak faktor karsinogenik kimiawi, fisik, dan biologis pada tubuh manusia, yang sangat penting dalam mencegah terjadinya kanker dubur.