Tindakan keperawatan yang umum dilakukan untuk mencegah terjadinya luka tekan adalah mengubah posisi tubuh secara tepat waktu, penggunaan koyo pengurang tekanan, kasur yang dapat bernapas, dan sebagainya.
1. Perubahan posisi tubuh secara tepat waktu: ini adalah tindakan yang paling penting untuk mencegah terjadinya luka tekan. Pasien pasca operasi harus bangun dari tempat tidur sedini mungkin untuk menghindari istirahat di tempat tidur dalam waktu lama. Pasien yang terbaring di tempat tidur harus membalikkan badan setidaknya sekali setiap 2 jam dan hindari mendorong, menyeret, menarik, dan menarik saat membalikkan badan.
2. Gunakan koyo pengurang tekanan dan kasur bernapas: bahan baru seperti koyo pengurang tekanan dan kasur bernapas dan penyerap dapat berperan dalam melindungi kulit dan mencegah luka tekan, seperti kasur udara dan kasur spons dengan kepadatan tinggi.
3. Manajemen berat badan dan asupan nutrisi: anggota keluarga harus memperhatikan manajemen berat badan pasien dan menjaga berat badan standar untuk membantu mencegah luka tekan. Diet yang mengandung makanan kaya protein berkualitas tinggi dan bervitamin tinggi, seperti telur, susu, daging tanpa lemak, sayuran segar, buah-buahan, dll., untuk memastikan nutrisi tubuh.
Perawatan profesional dan terapi rehabilitasi keduanya efektif dalam mencegah komplikasi seperti luka tekan dan meningkatkan kualitas kelangsungan hidup pasien. Pasien disarankan untuk menjalani perawatan di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.