Apa saja obat yang dapat menyebabkan gula darah naik?

Penderita diabetes sering kali menyadari hal-hal yang dapat meningkatkan gula darah mereka: makan terlalu banyak karbohidrat, atau tidak cukup berolahraga, misalnya. Namun demikian, selain itu, obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan kenaikan gula darah.

Ketahui obat yang Anda minum

Bagi pasien yang perlu mengontrol glukosa darah mereka, baik obat yang diresepkan rumah sakit maupun obat yang dibeli langsung dari apotek (OTC) dapat meningkatkan glukosa darah.

Obat resep yang dapat meningkatkan gula darah antara lain sebagai berikut.

Steroid. Digunakan untuk mengobati kondisi yang disebabkan oleh peradangan, seperti artritis reumatoid, lupus dan alergi. Steroid yang umum termasuk hidrokortison dan prednison. Namun demikian, krim steroid (untuk ruam) atau inhaler (untuk asma) tidak meningkatkan gula darah.
Obat-obatan untuk kecemasan, gangguan hiperaktivitas defisit perhatian (ADHD), depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya, termasuk clozapine, olanzapine, risperidone, dan quetiapine.
Alat kontrasepsi.
Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, seperti antagonis beta dan diuretik thiazide.
Statin digunakan untuk menurunkan kolesterol.
Adrenalin untuk reaksi alergi yang parah.
Obat asma dosis tinggi, atau obat suntik yang diperlukan untuk pengobatan asma.
Isotretinoin untuk pengobatan jerawat.
Tacrolimus untuk digunakan setelah transplantasi organ.
Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati HIV dan hepatitis C.

Obat-obatan bebas yang dapat meningkatkan gula darah antara lain sebagai berikut.

Pseudoefedrin: dekongestan yang ditambahkan ke beberapa obat flu dan pilek.
Sirup batuk: tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda dapat menggunakannya secara teratur atau beralih ke bentuk bebas gula.
Niasin, salah satu vitamin B.

Kemungkinan penanggulangan

Sekalipun meningkatkan gula darah Anda, bukan berarti penggunaan obat-obatan di atas sama sekali dilarang bila kondisinya mengharuskan. Yang paling penting adalah mendiskusikan dengan dokter Anda mengenai tindakan yang tepat.

Penderita diabetes atau mereka yang sedang memantau glukosa darah mereka, bahkan jika itu untuk flu atau batuk, perlu bertanya kepada dokter mereka sebelum menggunakan obat baru atau mengganti obat (ingat bahwa sakit saja dapat menyebabkan kenaikan glukosa darah).

Beritahukan kepada dokter Anda mengenai semua obat yang Anda minum untuk diabetes atau alasan lainnya. Jika Anda mengonsumsi obat yang memengaruhi gula darah Anda, dokter Anda mungkin mengurangi dosis atau durasi obat itu, dan Anda perlu memantau gula darah Anda lebih sering saat Anda mengonsumsinya.

Selain itu, cobalah melakukan berbagai hal untuk membantu mengontrol kadar gula darah Anda, seperti lebih banyak berolahraga, makan dengan benar dan minum obat yang Anda butuhkan untuk mengontrol gula darah Anda.