Jika telinga anak Anda selalu merah dan panas di malam hari, sebagian besar dianggap sebagai fenomena fisiologis, gangguan saraf vegetatif, chondromalacia auricular, eksim telinga luar, dll. Anda perlu pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan setelah penyebabnya jelas. I. Faktor fisiologis: Anak-anak sangat aktif dan selalu berolahraga dan bergerak secara berlebihan di siang hari, yang mempercepat peredaran darah ke seluruh tubuh di malam hari. Hal ini, ditambah dengan kulit telinga yang tipis, yang kaya akan pembuluh darah, menyebabkan telinga selalu merah dan panas di malam hari. Selain itu, hal ini juga dapat terjadi jika seseorang pergi dari tempat yang dingin ke tempat yang lebih hangat. Jika tidak ada ketidaknyamanan lainnya, hal ini normal dan tidak memerlukan perawatan khusus. Kedua, faktor penyakit: 1. Fitodistrofi: Terkait dengan genetika, anak-anak dengan fitodistrofi dapat memiliki telinga merah dan panas di malam hari, bersama dengan gejala sistemik lainnya, seperti sakit kepala, pusing, mati rasa pada anggota badan, demam di jantung tangan dan kaki, dan kulit hangat di sekitar tubuh, tetapi dengan suhu tubuh normal. Penanganannya adalah dengan secara aktif menghilangkan faktor-faktor pemicu, seperti iritasi mental, ketegangan, terlalu banyak bekerja, dll., dan melakukan konseling psikologis yang sesuai. Untuk pengobatan, chondritis plasmacytic harus diobati dengan tusukan dan ekstraksi cairan di bawah bimbingan dokter, dan juga dengan cryotherapy, sementara chondritis septik memerlukan aplikasi antibiotik efektif dalam jumlah yang cukup untuk mengendalikan infeksi, seperti penisilin, fisioterapi pada tahap awal dan sayatan dan drainase pada tahap selanjutnya. Pengobatan memerlukan identifikasi aktif alergen dan penggunaan obat anti-alergi seperti Benadryl dan loratadine seperti yang diresepkan oleh dokter. Jika telinga anak Anda gatal, Anda tidak boleh menggaruknya karena hal ini dapat menyebabkan infeksi.