Jika bayi Anda bahagia, bersemangat, dengan pertumbuhan dan nafsu makan yang normal, dan hanya sesekali mengalami feses berwarna hijau, orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Ini karena feses berwarna hijau adalah fenomena fisiologis yang normal dan biasanya disebabkan oleh faktor makanan. Jika bayi Anda belum cukup makan, rasa lapar membuat usus bergerak terlalu cepat, yang dapat menyebabkan nutrisi dikeluarkan bersama dengan sejumlah besar cairan usus ditambah empedu dan tinja sebelum sepenuhnya dicerna dan diserap, sehingga menghasilkan tinja berwarna hijau. Jika bayi Anda berada dalam kondisi ini dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan kekurangan gizi kronis, yang dalam jangka panjang akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya terhambat, termasuk perkembangan fisik, motorik, bahasa, dan intelektual. Semakin sering bayi Anda buang air besar berwarna hijau, maka semakin buruk kesehatan bayi Anda. Kebutuhan nutrisi bayi juga akan terganggu, yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh bayi dan kecenderungan untuk tertular penyakit. Pada kasus yang serius, nyawa bayi dapat terpengaruh. Oleh karena itu, orang tua harus memastikan bahwa bayi mereka diberi makan dengan baik, bahwa mereka tidak lapar atau diberi makan berlebihan, bahwa mereka memiliki gizi seimbang, bahwa mereka menghindari makanan dingin dan tidak dapat dicerna, dan bahwa perut mereka tidak dingin. Jika bayi Anda mengalami tinja berwarna hijau dalam waktu yang lama, pergilah ke rumah sakit untuk mengetahui penyebab masalahnya dan melakukan perawatan yang tepat.