Dalam praktek sehari-hari di departemen gigi, kita sering menjumpai pasien yang datang dengan sakit gigi, tidak hanya gigi mereka sakit ketika dingin atau panas, tetapi kadang-kadang mereka mengalami rasa sakit yang parah di malam hari dan bahkan mengalami kesulitan tidur. Setelah didiagnosis, dokter biasanya akan mengatakan, “Anda perlu membunuh saraf di gigi ini.” Anda mungkin juga mendengar dokter mengatakan, “Gigi Anda memerlukan saluran akar”. Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “pembunuhan saraf” dan “perawatan saluran akar”? Apa perbedaan di antara keduanya? Mengapa perawatan ini diperlukan untuk meredakan sakit gigi? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita harus mulai dengan struktur gigi. Gigi kita bisa digambarkan sebagai “kuat di luar, lembut di dalam”. Lapisan luar gigi sangat keras dan tahan banting, tetapi di dalam “bagian luar yang kuat” ini terdapat rongga dengan banyak pembuluh darah dan saraf, yang merupakan “bagian dalam yang lunak” dari gigi. Kita menyebut jaringan lunak di dalam “pulpa” ini. Apabila pulpa menjadi meradang, hal ini menyebabkan nyeri dan disebut “pulpitis”. Di masa lalu, perawatan untuk pulpitis jenis ini adalah dengan “membunuh” pulpa yang meradang di dalam gigi dengan cara mengebor gigi hingga terbuka dan menggunakan obat untuk menghilangkan rasa sakitnya, yang umumnya dikenal sebagai “pembunuhan saraf”. Seperti yang bisa dilihat, istilah ‘pembunuhan saraf’ mengacu pada beberapa perawatan awal. Dengan revolusi total dalam konsep pengobatan dan kemajuan luar biasa dalam teknik pengobatan, metode pengobatan ini sebagian besar telah dihilangkan. Metode modern “terapi saluran akar” umumnya digunakan. Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, bagian dalam gigi sebenarnya adalah rongga, yang kami sebut “sistem saluran akar”. Berbeda dengan “pembunuhan saraf” yang sederhana, “terapi saluran akar” tidak hanya tentang “membunuh” pulpa dalam “saluran akar”, tetapi juga tentang mengeluarkan pulpa dari gigi. “Pulpa kemudian dibersihkan dan didesinfeksi secara menyeluruh, dan kanal diisi secara ketat dengan bahan pengisi buatan. Ini dikenal sebagai “perawatan saluran akar”. ”Perawatan saluran akar adalah prosedur yang kompleks dan pasien mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan untuk menyelesaikan perawatan. Namun demikian, metode ini mampu menghilangkan jumlah maksimum peradangan dan mencegah infeksi ulang. Seberapa baik “saluran akar” dilakukan akan sangat menentukan masa hidup gigi. Selain itu, tidak hanya pulpitis, tetapi juga penyakit gigi lainnya (seperti infeksi periapikal) memerlukan perawatan saluran akar agar dapat disembuhkan. Namun demikian, tidak selalu mudah bagi dokter untuk menjelaskan proses perawatan saluran akar secara rinci kepada pasien dan sulit bagi pasien untuk memahaminya sepenuhnya. Oleh karena itu, kadang-kadang dokter menggunakan istilah yang lebih umum ‘membunuh saraf’ hanya untuk memudahkan pasien menerimanya, tetapi perawatan yang sebenarnya masih merupakan metode ‘saluran akar’. Dengan popularisasi pengetahuan kesehatan mulut yang terus menerus dan peningkatan bertahap dari pemahaman masyarakat umum tentang perawatan mulut, diyakini bahwa istilah “pembunuhan saraf” suatu hari nanti akan memudar dari pandangan kita dan “perawatan saluran akar” yang terstandarisasi akan dipahami dan diterima oleh lebih banyak pasien.