Apa cara terbaik untuk mengobati diabetes dengan sedikit obat?

Ketika David Chu berusia 60-an tahun, ia mulai menyadari bahwa ia merasa sangat lelah sepanjang hari, kadang-kadang merasa kelelahan. Setelah menjalani serangkaian tes darah di rumah sakit, ditemukan penyebabnya: ia menderita diabetes.

Ibu David juga menderita diabetes, jadi dia tahu betul tentang hal itu. “Ini seperti berinvestasi di pasar saham,” katanya. “Saya dikelilingi oleh keserakahan dan ketakutan. Keserakahan berusaha mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik, tetapi takut akan konsekuensinya: kebutaan, dialisis ginjal, amputasi atau bahkan lebih buruk lagi jika kondisinya tidak terkontrol.”

Melalui ibunya, ia belajar bahwa mengendalikan diabetesnya membutuhkan lebih dari sekadar penggunaan obat-obatan; lebih penting lagi untuk membuat perubahan gaya hidup yang radikal, termasuk pola makan dan kebiasaan olahraga.

Modifikasi gaya hidup adalah pilihan terbaik untuk mengobati diabetes.

Manajemen diri

99% perawatan diabetes adalah manajemen diri,” kata Dr Margaret Powers, ketua Departemen Perawatan Kesehatan dan Pendidikan American Diabetes Association (ADA). Ini termasuk harus minum obat, memeriksa gula darah, makan dengan benar, dan berolahraga.”

Dia menyebutkan empat titik waktu untuk menguji penerapan rencana manajemen diabetes.

Waktu diagnosis diabetes.
Waktu pemeriksaan tahunan.
Timbulnya kondisi lain, seperti ketika terjadi masalah kesehatan lain atau ketika obat baru digunakan.
Periode transisi, seperti keluar dari rumah sakit, pindah ke panti jompo.

Menyesuaikan pola makan

Selain pengobatan, pasien perlu fokus pada nutrisi dan olahraga dalam kehidupan sehari-hari mereka. Apa yang Anda makan dan kapan Anda memakannya dapat memengaruhi pengobatan diabetes. Contohnya, banyak pasien menggunakan insulin untuk menurunkan gula darah mereka. Namun demikian, jika makanan tidak dimakan pada waktu yang tepat, kadar gula darah bisa turun dengan cepat, yang bisa berbahaya.

Diet seimbang juga dapat mengurangi jumlah dan jenis obat yang digunakan. Sebagai orang Tionghoa-Amerika, pola makan David sering kali mengandung nasi dan mie berkarbohidrat tinggi, dan sulit untuk menyesuaikan cara makannya. Karena alasan ini, ia akan makan mie, roti panggang dan nasi untuk sarapan dan makan siang, diikuti dengan daging dan sayuran tumis saat makan malam.

Latihan untuk mengurangi berat badan

Olahraga juga sangat penting untuk kontrol gula darah, karena secara langsung mempengaruhi perkembangan penyakit. Bagi penderita diabetes tipe 2, olahraga dapat mengurangi kebutuhan akan obat-obatan dan juga dapat memperbaiki cara tubuh menggunakan insulin, membantu orang menurunkan berat badan dan mengelola diabetes mereka. Satu studi menemukan bahwa kehilangan 7-10% berat badan menghasilkan perbaikan diabetes.

Perawatan komprehensif

Meskipun pengobatan, diet dan olahraga adalah dasar dari setiap rencana manajemen diabetes, ada banyak cara lain untuk membantu orang mencegah penyakit ini sebelum terjadi.

Perawatan kulit: Hingga sepertiga penderita diabetes mengalami infeksi kulit, gatal-gatal atau lecet. Untuk menghindarinya, orang perlu menjaga kulit mereka tetap bersih dan kering, hindari menggunakan air yang terlalu panas saat mandi dan berendam, segera obati luka, dan pantau kondisi kulit dengan cermat.
Perawatan mata: Diabetes juga dapat menyebabkan masalah penglihatan seperti glaukoma dan katarak. Mengenakan kacamata hitam di luar ruangan dan melakukan pemeriksaan mata secara teratur dapat melindungi penglihatan Anda.
Perawatan kaki: Gula darah tinggi dapat merusak saraf di kaki, yang dapat menyebabkan kapalan, borok kaki dan aliran darah yang buruk. Periksalah kaki Anda setiap hari dan segera temui dokter Anda jika ada masalah.
Stres: Kecemasan dapat meningkatkan kadar gula darah dan Anda harus mencoba menemukan cara untuk membuat diri Anda rileks. Tidur yang cukup, melakukan hal-hal yang Anda sukai dan berolahraga dapat membantu melepaskan stres.