Gejala-gejala tinea pedis pada tahap awal umumnya bermanifestasi sebagai jerawat, lecet, papula, lecet, gatal dan erosi di antara jari-jari kaki atau di pinggiran kaki. Tinea pedis adalah tinea pedis yang disebabkan oleh infeksi jamur seperti Trichophyton rubrum dan Trichophyton mustelii. Menurut gambaran klinis yang berbeda, tinea pedis dapat dibagi menjadi tinea pedis melepuh, tinea pedis bersisik berkeratin, dan tinea pedis vesikular yang terimpregnasi, dengan berbagai jenis manifestasi gejala. 1. Tinea pedis tipe lepuh: terjadi pada jari-jari kaki dan tepi lateral kaki, awal lesi kulit dengan ukuran yang tepat pada bagian dalam lepuh, cairan lepuh jernih, dinding tebal dan mengkilap, tidak mudah pecah, dapat menyatu menjadi lepuh multi-perumahan, merobek dinding lepuh untuk memperlihatkan dasar seperti sarang lebah dan vesikula berwarna merah cerah, kering dan menyerap pengelupasan, terasa gatal. 2. Tinea pedis bersisik keratin: terjadi di tumit, manifestasi awal dari kekasaran kulit yang menyebar, penebalan, kekeringan, deskuamasi, pecah-pecah dan pendarahan di musim dingin, dapat disertai rasa sakit, umumnya tidak ada rasa gatal. 3. Tinea pedis vesikularis yang diresapi: terjadi pada jari kaki ke-3 sampai ke-4 dan ke-4 sampai ke-5, sebagian besar terlihat pada kaki berkeringat, lama memakai sepatu karet, musim panas, kulit yang diresapi keputihan, permukaannya lembut dan mudah terkelupas, menampakkan vesikula merah dan mengeluarkan cairan, sering disertai retakan, dengan rasa gatal yang jelas, dapat disertai bau tidak sedap, mudah terjadi infeksi bakteri sekunder. Dianjurkan agar pasien dengan gejala di atas, tepat waktu ke konsultasi dermatologi rumah sakit secara teratur, ikuti petunjuk dokter untuk mengklarifikasi diagnosis, pengobatan tepat waktu, untuk menghindari penundaan kondisi.