Apakah haus itu diabetes?

Rasa haus bisa jadi merupakan diabetes mellitus, tetapi bisa juga disebabkan oleh faktor fisiologis, atau penyakit lain seperti sindrom kering. Selain rasa haus, diabetes melitus juga dapat memiliki manifestasi seperti polifagia, poliuria, penurunan berat badan, dll. Dianjurkan untuk meningkatkan toleransi glukosa, hemoglobin terglikasi, dan tes lainnya untuk memperjelas diagnosis. Gejala khas diabetes melitus terutama meliputi rasa haus, minum berlebihan, mudah lapar, polifagia, poliuria, penurunan berat badan, dll. Hal ini juga dapat menunjukkan gejala non-spesifik seperti kelelahan, kantuk, depresi mental, dll. Ketika ada komplikasi atau diabetes melitus yang menyertai, pasien mungkin harus memperhatikan gejalanya. Ketika menderita komplikasi atau penyakit penyerta pada saat yang bersamaan, gejala yang sesuai juga dapat muncul, seperti penglihatan kabur, penyembuhan luka yang lambat, mati rasa pada tangan dan kaki. Faktor fisiologis seperti peningkatan keringat akibat olahraga atau cuaca panas, pola makan yang tidak tepat, dan penurunan asupan air juga dapat menyebabkan rasa haus, yang merupakan hal yang normal. Penyakit selain diabetes juga dapat menyebabkan rasa haus, misalnya, sindrom kering, penyakit autoimun yang ditandai dengan kerusakan pada kelenjar eksokrin, yang terutama ditandai dengan mata kering dan mulut kering, dapat menyebabkan rasa haus. Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan diagnosis.