Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya mengalami batuk parah? Minum obat sekarang! Jangan batuk penyakit paru-paru! Namun demikian, batuk bukanlah penyakit dan sering kali terburu-buru untuk minum obat sering kali kontraproduktif. Jadi, apa cara yang salah untuk mencegah dan mengobati batuk bayi? 1. “Minum obat, jangan batuk pneumonia!” Indeks yang tidak dapat diandalkan: ★★★★★ Kebenaran: Batuk bukanlah penyakit, melainkan gejala yang menyertai. Dalam kebanyakan kasus, batuk bayi adalah hal yang baik dan menunjukkan bahwa pertahanannya bekerja dengan baik. Ada banyak penyebab batuk, dan gejala batuk dapat terjadi akibat pilek, radang tenggorokan, pneumonia, asma, bronkitis dan bronkiektasis. Jadi, menderita pneumonia bisa menyebabkan batuk, tetapi batuk tidak mungkin batuk pneumonia, jadi jangan sampai hubungan sebab dan akibatnya terbalik! 2. “Anda perlu minum obat batuk, kalau tidak, Anda akan mendapat masalah jika batuk Anda parah!” Indeks yang tidak dapat diandalkan: ★★★★★ Kebenaran: Batuk adalah mekanisme refleks pelindung tubuh, yang melaluinya bakteri, virus dan mikroorganisme patogen lainnya dalam saluran pernafasan dapat dikeluarkan dari tubuh. Kebanyakan batuk pada anak kecil adalah batuk berdahak. Karena refleks mereka buruk, dahak tidak mudah dibatukkan dan jika bantuan batuk yang kuat diberikan, hal ini menyebabkan penumpukan dahak yang besar di saluran pernapasan, yang pada gilirannya dapat memperburuk gejala batuk dan dalam kasus yang parah dapat menyebabkan sesak napas dan bahkan komplikasi lainnya. Ketika bayi mengalami batuk berdahak, dahak harus dilarutkan terlebih dahulu. Ketika dahak berkurang, batuk secara alami akan sembuh. 3. “Batuk adalah peradangan, cepatlah minum obat anti-inflamasi!” Tidak dapat diandalkan: ★★★★☆ Kebenaran: Sebagian besar batuk akut pada bayi disebabkan oleh pilek dan flu, dengan infeksi virus yang paling umum. Antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri, tetapi tidak untuk batuk yang disebabkan oleh infeksi virus. Jika Anda memberi bayi Anda antibiotik berulang kali dalam jangka waktu yang lama, tidak hanya akan gagal menghentikan batuk, tetapi juga akan menciptakan resistensi atau menyebabkan alergi, yang dapat menyebabkan lebih banyak potensi bahaya bagi tubuh anak Anda. Dalam kasus infeksi virus, biarkan bayi Anda minum lebih banyak air hangat atau gunakan obat phlegmolytic untuk mengencerkan dahak sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan dan tidak memberi bakteri kesempatan untuk berkembang biak; jika batuk disebabkan oleh alergi, Anda harus menjauh dari alergen dan menggunakan obat anti alergi sehingga batuk dapat dengan mudah disembuhkan. 4. Resep terapi makanan: jeruk kukus dengan garam, air matang dengan pir, madu Indeks yang tidak dapat diandalkan: ★★★★☆☆☆☆ Kebenaran: Resep terapi makanan dapat dicoba, tetapi tidak sepenuhnya dapat diandalkan. Tidak ada bukti bahwa “jeruk kukus dengan garam” dapat menyembuhkan batuk, karena garam dan jeruk bersama-sama tidak memiliki efek samping, jadi orang tua dapat mencobanya, tetapi jangan terlalu berharap. Demikian pula, air buah pir dapat diberikan kepada bayi yang tidak suka minum air putih (air buah pir juga merupakan suplemen, jadi bayi yang belum menambahkan suplemen tidak boleh meminumnya), tetapi efeknya mungkin tidak sebaik yang dipikirkan orang. Sebuah studi baru-baru ini melaporkan bahwa minum 2-5ml madu sebelum tidur untuk bayi berusia di atas 1 tahun efektif dalam mengurangi timbulnya dan keparahan batuk di malam hari dan membantu tidur (metode ini hanya berlaku untuk batuk kering).