Jika anak Anda mengalami batuk berulang, pertimbangkan infeksi bronkial atau pneumonia. Dianjurkan untuk menemui dokter untuk mengkonfirmasi diagnosis dengan auskultasi atau fluoroskopi dan, jika perlu, dengan radiografi. Infeksi ringan dapat diobati dengan obat antiinflamasi, batuk atau dahak harus diobati dengan cairan oral atau pelet pediatrik, dan dalam kasus yang parah, terapi infus dianjurkan. Jika disebabkan oleh mycoplasma, dianjurkan untuk melakukan injeksi eritromisin intravena atau suspensi kering azitromisin oral. Selain itu, ketika Anda mengalami batuk berulang, makanlah makanan yang ringan, bergizi dan mudah dicerna, dan jangan makan makanan yang digoreng karena dapat menambah beban pencernaan dan menimbulkan dahak, sehingga sulit untuk menyembuhkan batuk. Batuk dapat memburuk setelah makan makanan seperti insang, yang berhubungan dengan iritasi amis, jadi makanan ikan dan udang serta makanan yang berhubungan dengan alergi protein juga harus dimakan secukupnya.