Kondisi seperti qi limpa dan darah yang relatif lemah, atau defisiensi Yang dan keringat spontan, dapat menyebabkan keringat yang banyak saat makan. Tentu saja, orang yang berbeda akan memiliki gejala yang berbeda pula. Bila hal ini terjadi, mungkin disebabkan oleh suplai transportasi darah yang tidak tepat waktu dalam pembuluh darah di dalam tubuh pasien. Jika sering terjadi, hal ini dapat dianggap disebabkan oleh tumor dan dapat diperiksa dan didiagnosis di rumah sakit. Tentu saja, sebagian pasien diabetes atau hipertiroidisme yang relatif gemuk juga dapat mengalami keringat, jadi penting untuk mengontrol jumlah makanan yang dimakan. Energi vital internal tubuh mampu menahan cairan yin di tempatnya. Jika energi vital, atau qi limpa, tidak mencukupi, maka daya penahannya akan menjadi lebih lemah dan kita akan mengeluarkan keringat yang banyak saat makan. Defisiensi ginjal dan defisiensi Yang juga merupakan kondisi yang dapat menyebabkan keringat yang banyak. Tentu saja, jika Anda terlalu bersemangat ketika makan, maka tubuh Anda akan menghasilkan banyak panas setelah latihan mengunyah yang berat, dan dengan demikian keringat akan terus mengalir. Oleh karena itu, penting untuk makan lebih lambat. Situasi yang berbeda akan memiliki penyebab yang berbeda pula, dan penting untuk menganalisisnya secara spesifik sesuai dengan situasinya. Anda harus mengambil nutrisi yang baik dan memadai dalam rutinitas harian Anda sehingga Anda tidak gagal memenuhi energi yang dibutuhkan untuk fungsi internal tubuh Anda.