Minum es tidak dianjurkan ketika Anda sedang batuk. Minum es dapat mengiritasi tenggorokan dan memperburuk gejala batuk, yang tidak kondusif untuk pemulihan. Jika Anda ingin minum minuman dingin, Anda dapat melakukannya setelah gejala batuk Anda hilang. Meskipun batuk bukanlah penyakit serius, batuk tidak boleh dibiarkan begitu saja dan memerlukan sedikit perhatian pada pola makan, gaya hidup dan, jika batuknya parah, obat-obatan.1. Pola makan: Minum banyak air untuk melembabkan selaput lendir tenggorokan. Suhu air harus menenangkan tenggorokan dan tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin, karena hal ini dapat memperburuk iritasi tenggorokan. Anda juga bisa makan beberapa sayuran dan buah-buahan segar, seperti bayam dan pir salju, yang tidak hanya kaya akan air, tetapi juga memiliki vitamin yang cukup, yang bermanfaat bagi pemulihan penyakit. Pada saat yang sama, hindari makan makanan pedas dan merangsang, seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dll. Hindari minum minuman yang mudah merangsang selaput lendir, seperti kopi, teh kental, anggur, dll.; 2. Kehidupan: Anda harus bekerja dan beristirahat secara teratur, cukup tidur, hindari mengejan, dan cobalah untuk tidak begadang. Anda dapat melakukan olahraga ringan untuk memperkuat tubuh Anda dan membantu Anda pulih dari penyakit ini. Anda tidak boleh merokok ketika batuk Anda tidak membaik, karena asap rokok mengandung banyak zat berbahaya yang dapat mengiritasi selaput lendir saluran pernapasan dan memperparah batuk Anda.