Metode memasak yang berbeda dapat memengaruhi indeks glikemik makanan. Semakin lama dan semakin halus makanan tertentu dimasak, semakin tinggi indeks glikemiknya, misalnya bubur memiliki indeks glikemik lebih tinggi daripada nasi, jus buah memiliki indeks glikemik lebih tinggi, dll. Memasak dengan lebih banyak minyak, pati atau gula akan meningkatkan energi secara keseluruhan dan meningkatkan indeks glikemik.
Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk memilih metode memasak mentah, campuran, kukus, shabu-shabu, rebus, dan lainnya sebagai prioritas. Pilihlah bahan-bahan alami alih-alih berbagai produk olahan.
Bagaimana cara saya makan mentah?
Bahan mentah: selada, paprika hijau, paprika berwarna, bawang bombay, hati, wortel, krisan pahit, mentimun, tomat, kangkung ungu, sayuran hijau, lobak, cukini, dll.
Contoh: selada yang dibungkus dengan nasi campur, saus wijen dengan sayuran hijau, kangkung ungu dengan cuka, mentimun yang ditepuk-tepuk, sayuran campur besar, cukini dengan saus wijen dan cuka, bawang bombay dengan cuka, kuping kayu dengan mustard, ubur-ubur dengan mentimun, kacang tanah dengan cuka
Bagaimana cara mengukus, merebus atau merebus?
Dikukus, direbus, atau direbus: sayuran atau daging apa pun dapat dipilih
Contoh cara melakukannya
Dikukus, direbus dan direbus: telur kukus dengan paku bunga, daging sapi sandung lamur dengan tomat, tahu rebus dengan udang dan kubis dan rumput laut, ekor kuning kukus, makarel dengan cairan terong, daging domba dan rebusan lobak, sup bayam dengan darah bebek, sup kubis dengan paku bunga dan lada hitam
Blanched, bawang putih: sebagian besar sayuran seperti kangkung, choy sum, bayam, dll tersedia
Sup atas: bulu ayam, sayuran hijau, choy sum, dll.
Bagaimana cara memanggangnya?
Panggang: hampir semua sayuran, produk kedelai, daging, makanan laut, dll.
Contoh cara memanggang: tahu panggang berbumbu, jamur enoki panggang dengan bawang, daging sapi panggang, daging domba panggang, terong panggang, bawang putih panggang, dll.
Sayuran panggang dengan sedikit minyak, garam dan gula, dibumbui dengan bahan-bahan alami seperti lemon, tomat, serai, ketumbar, mint, shiso dan kemangi, tidak hanya lezat tetapi juga baik untuk mengontrol gula darah.