Muntah kering adalah muntah yang disertai suara tetapi tidak ada muntahan. Ini berarti ada suara dan gerakan muntah, tetapi tidak ada yang dimuntahkan, atau hanya ada air liur tanpa makanan yang dimuntahkan. Ada banyak penyebab muntah kering pada bayi, penyebab utamanya terkait dengan pemberian makan atau makan yang tidak tepat, sensasi eksternal, radang tenggorokan atau amandel. Situasi umum adalah: 1, bayi dan anak kecil makan lebih banyak dalam satu waktu atau makanan tidak mudah dicerna, stagnasi makanan di perut; 2, terlalu banyak pemberian susu selama masa bayi baru lahir, susu formula yang tidak tepat, menelan banyak udara saat makan susu, mengakibatkan ketidaknyamanan perut bayi, tindakan muntah refleksif; 3, makan terlalu cepat dan terlalu banyak, bayi tertelan tepat waktu, rangsangan makanan tenggorokan muntah kering; 4, menderita infeksi saluran pernapasan bagian atas, bronkitis, Pneumonia dan penyakit lainnya, demam tinggi, mual, kehilangan nafsu makan pada saat yang sama, sering disertai dengan muntah kering; 5, radang tenggorokan, faringitis, iritasi tenggorokan untuk menghasilkan muntah kering. Muntah kering pada bayi adalah fenomena yang sangat umum dan orang tua harus mengamatinya dengan cermat dan memperhatikan untuk membedakan apakah itu disebabkan oleh pemberian makan yang tidak tepat atau penyakit. Jika pemberian makan tidak tepat, disarankan untuk tidak membiarkan bayi tetap lapar terlalu lama dan tidak segera menyusu setelah menangis. Setelah menyusu, bayi harus digendong dengan lembut, dengan kepala diletakkan di bahu ibu, dan punggung bayi ditepuk-tepuk dengan lembut agar udara di dalam perut dapat dikeluarkan. Jangan terlalu sering mengubah posisi bayi setelah menyusu. Jika muntah kering selalu terjadi atau jika muntahnya berat dan disertai dengan kehilangan nafsu makan, diare, depresi, demam, dan kelainan lainnya, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti saran dokter untuk penanganan gejala, dan Anda harus segera ke rumah sakit.