Enteritis hemoragik akut biasanya diobati secara non-bedah, termasuk puasa, dekompresi gastrointestinal, penguatan dukungan sistemik, koreksi gangguan air dan elektrolit, anti-shock dan antibiotik. Bila terdapat nekrosis atau perforasi usus, perdarahan usus atau manifestasi peritonitis, pengobatan bedah harus segera diberikan.