Tahapan nefropati diabetik dengan peningkatan kreatinin darah

Kreatinin darah yang meningkat pada nefropati diabetik biasanya termasuk ke dalam nefropati diabetik stadium V.
Nefropati diabetik biasanya diklasifikasikan ke dalam stadium v. Kreatinin biasanya normal pada stadium I sampai IV, dan peningkatan kreatinin darah dapat terjadi pada stadium V.
Pada stadium I, tidak ada manifestasi klinis nefropati, dan laju filtrasi glomerulus (GFR) dapat meningkat. Pada stadium II, terjadi mikroalbuminuria, dan GF normal atau meningkat; pada stadium III, protein urin meningkat secara nyata, dan GFR menurun; pada stadium IV, terjadi proteinuria dalam jumlah besar, dan GFR menurun; dan pada stadium V, kreatinin meningkat, dan fungsi ginjal terus menurun hingga penyakit ginjal stadium akhir.
Setelah terjadi peningkatan kreatinin, pengobatan seringkali relatif sulit, sehingga pasien nefropati diabetik harus secara aktif mengontrol glukosa darah, menurunkan tekanan darah, mengontrol protein urin pada tahap awal, untuk menghindari perkembangan nefropati lebih lanjut dan menunda pengobatan.
Disarankan ketika nefropati diabetik mengalami peningkatan kreatinin, pergilah ke rumah sakit tepat waktu untuk konsultasi, pemeriksaan rutin dan pengobatan aktif untuk menghindari perkembangan penyakit.