Sebagian besar mastitis akut terjadi dalam 4 minggu pertama laktasi pascapartum. I. Etiologi dan patologi Tertahannya susu dalam lobulus payudara memudahkan bakteri untuk berkembang biak secara lokal dan kemudian menyebar ke parenkim payudara. Bakteri juga dapat menyerang melalui celah atau retakan pada permukaan puting susu, menyebabkan peradangan pada payudara. Gejala klinis Timbulnya penyakit ini sering ditandai dengan toksisitas sistemik seperti demam tinggi dan menggigil. Payudara yang terkena membesar, mengeras secara lokal, dengan kulit merah, tekanan dan nyeri berdenyut-denyut, dan kelenjar getah bening aksila pada sisi yang terkena sering membesar. Pengobatan: Antibiotik diberikan ke seluruh tubuh. Hentikan menyusui pada payudara yang terkena, sambil menyedot ASI dengan pompa payudara, menahan payudara dengan bra dan mengoleskan panas lokal atau salep ichthyolipid topikal. Apabila terbentuk abses, abses harus segera dipotong dan dikeringkan. Pencegahan Jaga kebersihan kedua puting susu selama masa pra-menyusui dan selama menyusui. Jika ada puting susu yang terbalik, puting susu harus dipencet dengan lembut dan dibersihkan. Jika Anda tidak bisa, pijatlah dengan tangan atau gunakan pompa ASI untuk menyedotnya. Jika puting susu anda rusak atau retak, tunda menyusui dan gunakan pompa ASI untuk menyedot ASI dan tunggu sampai lukanya sembuh sebelum menyusui.