Sebagian besar kelainan bentuk tulang bawaan dapat disembuhkan sepenuhnya dengan pembedahan yang efektif. Waktu pembedahan sering kali sangat penting dalam penanganan kondisi ini. Kaki pengkor kongenital: insidensinya bisa 1,2-1,6%, kebanyakan bilateral dan sering dikombinasikan dengan kelainan bentuk lainnya. Saat ini, kebanyakan orang menganjurkan pelepasan jaringan lunak atau pembedahan tulang setelah usia 6 bulan untuk menyembuhkan masalahnya. Dislokasi pinggul kongenital: semakin dini pengobatannya, semakin baik, karena tidak hanya sederhana tetapi juga efektif. Spina bifida kongenital: kelainan bentuk perkembangan sistem saraf yang memerlukan pembedahan. Jika dura yang menonjol ditemukan telah pecah setelah lahir, maka harus segera dilakukan pembedahan. Sebagian lainnya lebih baik dioperasi dalam 1-3 bulan setelah kelahiran untuk mencegah lesi terus berkembang. Jika terdapat hidrosefalus kongenital, shunt cairan serebrospinal perlu dilakukan pada saat yang sama dengan, atau sebelum atau sesudah, penatalaksanaan spina bifida. Mielomeningokel kongenital: kelainan bentuk yang sangat umum yang disebabkan oleh kontraktur otot sternokleidomastoid pada satu sisi anak. Perawatan konservatif seperti pijat, kawat gigi ortopedi dan panas serta fisioterapi dapat diberikan hingga usia 1 tahun. Sindaktili kongenital: Ini adalah kelainan bentuk tangan yang umum, sebagian besar bilateral. Waktu pembedahan harus ditentukan oleh keparahan sindaktili. Pada kasus sindaktili ringan atau sindaktili tidak lengkap, pemisahan bedah harus ditunda sampai setelah usia 5 tahun untuk mencegah tangan tumbuh keluar dari sindaktili dengan bekas luka bedah. Namun demikian, pada kasus sindaktili yang parah, pembedahan harus dilakukan sedini mungkin. Anak harus dipisahkan setelah usia 1,5 tahun dan hasil yang memuaskan dapat diperoleh setelah operasi bertahap. Polydactyly: Deformitas ini sering bersifat herediter dan merupakan salah satu deformitas kongenital tangan yang paling umum pada bayi dan anak-anak.