Apa yang harus dilakukan jika hidung Anda berdarah saat hamil

  Pendarahan dari hidung selama kehamilan adalah kejadian yang umum terjadi, biasanya disebabkan oleh septum yang menyimpang atau karena udara kering atau iritasi lokal. Dan selama kehamilan, pembuluh darah melebar dan tekanan darah meningkat serta dapat dengan mudah pecah. Jika seorang wanita hamil mengalami gejala pendarahan hidung, perawatan berikut ini disarankan: Dianjurkan untuk terlebih dahulu pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan guna mengidentifikasi penyebabnya untuk mencegah kekhawatiran dan stres emosional yang berlebihan, yang dapat merusak perkembangan janin. Jika gejala pendarahan terjadi, Anda dapat menyumbat lubang hidung dengan kapas bersih dan mencuci wajah dengan air dingin, terutama hidung, karena air dingin dapat menyebabkan pembuluh darah lokal berkontraksi sebagai respons terhadap dingin, sehingga menghentikan pendarahan. Jika pendarahan serius, Anda dapat menggunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan pendarahan di kedua sisi hidung, serta mengompres dahi dengan handuk dingin untuk menghentikan pendarahan. Jika pendarahan parah dan tidak dapat dihentikan dengan perawatan di atas, Anda harus segera pergi ke rumah sakit. Jika darah mengalir ke dalam mulut, jangan sampai tertelan, tetapi harus dimuntahkan.  Pendarahan adalah fenomena umum selama kehamilan, jadi jangan terlalu khawatir tentang hal itu, dan jangan menyalahgunakan obat-obatan karena komponen kimia dalam obat dapat mempengaruhi janin. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda harus membuka jendela dan pintu secara teratur untuk memfasilitasi pernapasan yang lancar dan menghindari mimisan karena kekeringan.