Minum terlalu banyak cola tidak selalu menyebabkan diabetes, tetapi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.
Etiologi dan patogenesis diabetes sangat kompleks dan belum sepenuhnya dapat dijelaskan. Penyebab diabetes bervariasi dari satu jenis ke jenis lainnya, dan bahkan dalam jenis yang sama pun terdapat heterogenitas. Secara umum, faktor genetik dan lingkungan terlibat dalam perkembangannya.
Diabetes tipe 1 sebagian besar merupakan penyakit autoimun, dengan faktor genetik dan lingkungan yang terlibat dalam patogenesisnya. Diabetes tipe 2 adalah penyakit poligenik kompleks yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan, dan merupakan kelompok penyakit heterogen yang umumnya ditemukan pada keluarga dengan kecenderungan genetik, orang tua, orang gemuk, dan mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat.
Cola mengandung banyak gula dan kalori, minum cola yang berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan obesitas, dan obesitas ketika sensitivitas tubuh terhadap insulin menurun yang menyebabkan sel-sel pulau pankreas perlu mengeluarkan lebih banyak insulin untuk menjaga kestabilan glukosa darah, dalam jangka panjang akan meningkatkan beban pada sel-sel pulau pankreas, dan bahkan menyebabkan penurunan fungsi pulau pankreas, dan pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes.
Oleh karena itu, minum terlalu banyak cola tidak selalu menyebabkan diabetes, tetapi merupakan gaya hidup yang tidak sehat. Minum minuman setiap hari akan menyebabkan kelainan pada metabolisme glukosa tubuh, yang akan menyebabkan gangguan regulasi glukosa, dan seiring waktu, risiko terkena diabetes akan meningkat. Oleh karena itu, orang normal juga tidak disarankan untuk minum cola setiap hari.
Diabetes tidak menakutkan, yang menakutkan adalah komplikasinya. Setiap populasi harus merencanakan diet mereka dengan bijak untuk mencegah bahaya yang disebabkan oleh gula darah tinggi. Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan makanan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi dan mengkonsumsinya secara ilmiah dan wajar di bawah bimbingan dokter.