Apa yang terjadi dengan nyeri dada di bagian depan dan belakang?

Nyeri dada anterior dan posterior dapat disebabkan oleh penyakit jantung, pneumotoraks, cedera otot, dan alasan lainnya, dan perlu mendapatkan pertolongan medis yang tepat waktu.
1. Penyakit jantung: penyakit jantung yang umum yang menyebabkan nyeri dada termasuk angina pektoris, infark miokard, koarktasio aorta, dll., yang dapat disertai dengan sesak napas, nyeri yang menjalar, pingsan, syok, dll., dan memerlukan pengobatan atau perawatan bedah tepat waktu.
2. Pneumotoraks: Hal ini disebabkan oleh masuknya gas eksternal ke dalam rongga pleura, yang sering disebabkan oleh trauma, batuk keras, mengangkat benda berat, mengejan saat buang air besar, dll. Gejala seperti nyeri dada, batuk, sesak napas, dll., yang perlu perawatan medis tepat waktu, dan dapat diobati secara konservatif atau dengan tusukan dan penyedotan.
3. Cedera otot: bila gerakannya tidak standar, dapat menyebabkan ketegangan otot pektoralis mayor dan otot interkostal, sehingga menyebabkan nyeri dada anterior dan posterior, yang dapat diredakan dengan fisioterapi, pijat, akupunktur, dan cara lain untuk meredakan ketidaknyamanan.
Disarankan agar pasien tidak menganggap enteng, dan harus pergi ke rumah sakit kardiologi, pernapasan, bedah toraks untuk pemeriksaan dan perawatan tepat waktu.