Penyebab paling umum dari perlemakan hati pada anak usia 9 tahun adalah kebiasaan makan yang buruk, seperti obesitas yang disebabkan oleh kelebihan gizi, yang dapat diobati dengan mengatur struktur makanan, membatasi total kalori makanan, mengonsumsi lebih banyak vitamin, dan memperkuat olahraga.
1. Sesuaikan struktur diet: Makan lebih banyak makanan kaya protein seperti ikan, susu, produk kedelai, dll., dan kurangi makan daging seperti daging babi dan daging sapi untuk melindungi dan meningkatkan perbaikan dan regenerasi sel-sel hati yang rusak.
2. Batasi total kalori makanan: terutama melalui kontrol asupan lemak dan gula. Ketika nutrisi ini melebihi kebutuhan kalori dan metabolisme, maka akan menjadi timbunan lemak yang mengakibatkan obesitas, sehingga struktur diet anak harus disesuaikan untuk memperbaiki kebiasaan makan anak yang buruk.
3. Lebih banyak asupan vitamin: secara umum, kita harus makan lebih banyak makanan yang kaya akan vitamin B dan vitamin C. Kita juga bisa makan lebih banyak sayuran segar dan buah-buahan dengan kadar gula rendah, seperti seledri, kubis, mentimun, tomat dan sebagainya.
4. Memperkuat latihan fisik: Untuk perlemakan hati yang disebabkan oleh obesitas pada anak, aktivitas fisik dan latihan fisik harus ditekankan. Pada waktu normal, anak-anak harus diizinkan untuk melakukan lebih banyak kegiatan di luar ruangan dan menurunkan berat badan dengan tepat, yang semuanya dapat secara efektif mengobati perlemakan hati.
Untuk kasus yang serius, kita harus mempertimbangkan untuk menggunakan obat penurun lipid dan pelindung hati, seperti tablet pelindung hati dan pil tetes bifenil dibenzoat.
Jika kondisi tidak membaik setelah modifikasi gaya hidup, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan melakukan perawatan di bawah bimbingan dokter.