Ciri-ciri nyeri dada yang disebabkan oleh refluks gastroesofagus antara lain: terjadi di belakang tulang dada, dan nyeri dapat menjalar ke area prekordial dan area lainnya. Refluks gastroesofagus (GERD) adalah penyakit dengan gejala dan/atau komplikasi yang tidak nyaman yang disebabkan oleh refluks isi lambung ke kerongkongan, yang sebagian besar terkait dengan gangguan struktur sfingter esofagus bagian bawah dan berkurangnya fungsi penghalang mukosa esofagus. Manifestasi klinis utamanya adalah refluks dan nyeri ulu hati, dan pasien juga dapat menderita nyeri dada yang disebabkan oleh iritasi kerongkongan akibat bahan refluks. Nyeri dada terjadi di belakang tulang dada dan dapat menjalar ke daerah prekordial, punggung, bagian belakang telinga, leher, dan lain-lain, dan terkadang menyerupai angina pektoris. Jika tidak disertai dengan refluks atau nyeri ulu hati, penyakit jantung harus disingkirkan terlebih dahulu untuk menghindari penundaan. Refluks gastroesofagus, jika tidak diobati tepat waktu, dapat menyebabkan perdarahan saluran cerna bagian atas, stenosis esofagus dan penyakit lainnya, sehingga membahayakan kesehatan tubuh, disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu, dan mematuhi instruksi dokter untuk mengatur pengobatan.