Apa saja penanda tumor pencernaan?

Penanda tumor pada sistem pencernaan meliputi antigen karsinoembrionik, antigen glikokaliks 724, antigen glikokaliks 199, antigen glikokaliks 125, dan sebagainya.
1. Antigen karsinoembrionik: merupakan penanda tumor yang representatif untuk tumor sistem pencernaan, dengan nilai normal <34.5μg/L. Jika jelas meningkat, perlu sangat waspada terhadap kanker lambung, kanker esofagus, kanker kolorektal, dan sebagainya. 2. Glycoantigen 724: dalam kisaran nilai normal <6.9U/ml, jika meningkat secara signifikan, perlu diwaspadai terjadinya kanker lambung. 3. Glycoantigen 199: penanda sugestif untuk kanker usus besar dan kanker rektum, jika melebihi 27U/ml sebanyak 5-10 kali, maka perlu ditanggapi dengan serius. 4. Glycoantigen 125: nilai normalnya adalah <35U/ml, jika terjadi peningkatan yang nyata, perlu diwaspadai adanya kanker lambung, kanker usus dan tumor ganas lainnya. Penanda tumor memiliki spesifisitas yang rendah dan dapat meningkat pada beberapa penyakit jinak. Penanda ini hanya digunakan sebagai skrining awal dan diagnosis tambahan untuk kanker, tetapi bukan sebagai alat untuk mengkonfirmasi diagnosis penyakit. Disarankan untuk lebih meningkatkan pemeriksaan yang relevan untuk membuat diagnosis yang jelas untuk menghindari penundaan kondisi.