Secara umum, selain waktu yang dihabiskan untuk minum susu, buang air kecil dan buang air besar, bayi baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, yang bisa mencapai 18-20 jam sehari. Ada beberapa alasan untuk hal ini: 1. Terlalu dingin atau terlalu panas di dalam ruangan dapat menyebabkan ketidaknyamanan; lingkungan sekitar tidak tenang dan terlalu berisik; pakaian atau pembungkus terlalu ketat, popok basah, dll juga dapat membuat anak tidur gelisah. 2 . Makan terlalu banyak sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau bahkan kembung, yang dapat menyebabkan gangguan tidur; bayi Anda juga akan tidur gelisah jika dia lapar, jadi perhatikan pemberian makan sesuai permintaan, tetapi jangan memberi makan terlalu banyak. 3, Perhatikan untuk memeriksa apakah ada iritasi pada pakaian atau selimut anak, atau faktor-faktor seperti gigitan nyamuk. 4 . Kekurangan vitamin D dan kalsium: Jika anak disertai dengan keringat berlebih, kebotakan oksipital dan manifestasi gejala lainnya, itu berarti anak menderita kekurangan vitamin D dan kalsium yang menyebabkan tidur gelisah. Berikan suplemen kalsium dan vitamin D pada waktunya, dan biarkan bayi mendapatkan lebih banyak sinar matahari. 5. Amati apakah anak Anda mengalami ketidaknyamanan lain, seperti suhu tubuh tinggi, kembung, hidung tersumbat, dll. Jika bayi Anda yang baru lahir mengalami gangguan tidur karena alasan-alasan di atas, orang tua dapat menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang untuk bayi Anda dengan mengamati dan menghilangkan penyebabnya dengan cermat, dan bayi Anda dapat tidur dengan nyenyak.